Ditanya Hakim soal Banding, Habib Rizieq Cuma Mengangguk: Masih Pikir-pikir!

0
46

Suara. com – Eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab dijatuhi vonis denda sebesar Rp 20 juta oleh lembaga hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam kasus kerumunan Megamendung. Rizieq mengaku masih pikir-pikir untuk mengajukan melaksanakan.

Awalnya, pemimpin majelis hakim Suparman Nyompa menyebut bahwa Rizieq telah secara terbukti bersalah mengenai aturan kekarantinaan kesehatan. Rizieq kemudian divonis hanya dikenakan denda sebesar Rp20 juta.

“Menjatuhkan pidana dengan pidana denda sebesar 20 juta apabila tak dibayar oleh sebab itu akan diganti dengan hukuman pidana penjara selama 5 bulan, ” katanya.

Sebelumnya, salah kepala hakim anggota menimbang jika penjatuhan hukuman pidana penjara terhadap Rizieq tidak legal. Pasalnya Rizieq disebut kesalahannya di Megamendung dibuat tak sengaja.

Baca Juga: Habib Rizieq Shihab Divonis Denda Rp 20 Juta di Kasus Kerumunan Megamendung

Kemudian molek hakim bertanya kepada Rizieq selaku terdakwa apakah hendak mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan, Rizieq lalu merespons. Sambil mengangguk dirinya menjawab masih pikir-pikir mengajukan banding.

“Saudara terdakwa bagaimana dengan putusan majelis hakim apakah mengajukan banding?, ” tanya ketua.

“Masih pikir-pikir, ” kata Rizieq serupa menganggukkan kepala.

Sementara tersebut, jaksa penuntut umum serupa menyatakan hal serupa. Jaksa mengaku masih pikir-pikir buat mengajukan bandung terhadap vonis. Kedua pihak kemudian dikasih waktu oleh hakim selama 7 hari.

Pada agenda pledoi atau pembacaan nota pembelaan atas tuntutan, Rizieq meminta dibebaskan secara murni dalam urusan pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung.

Baca Pula: Hadiri Sidang Vonis, Habib Rizieq Menyimpan Tasbih Khusyuk Berzikir

Rizieq dalam pledoinya, menilai kalau dakwaan pasal Pasal 93 Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, atas kerumunan di Megamendung tidak relevan. Pasalnya ia mengklaim semua terjadi secara spontan.