KRI Nanggala-402 Hilang, Pentagon AS Kirim Armada Udara Bantu Pencarian

0
128

Suara. com – Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengungkapkan keprihatinan arah tragedi hilangnya kapal menyelundup RI Nanggala-402 di perairan Bali, Rabu (21/4) pekan ini.

Pentagon berjanji mengirimkan armada suasana untuk membantu pencarian kapal selam tersebut.

“Kami sangat sedih atas berita kapal selam Indonesia yang habis, dan pikiran kami terpaku pada para pelaut Nusantara dan keluarganya, ” sebutan juru bicara Pentagon John Kirby dalam sebuah pemberitahuan Kamis malam, disadur daripada Bussines Insider Jumat (23/4/2021).

“Atas undangan pemerintah Indonesia, kami mengirimkan aset udara kami buat membantu pencarian kapal selam yang hilang tersebut. ”

Menangkap Juga: Roy Suryo Samakan KRI Nanggala dan Harun Masiku, Addie MS: Tega Banget!

John Kirby memasukkan, Menteri Pertahanan Lloyd Austin berencana bertemu pemerintah Indonesia pada Jumat (23/4) hari ini.

“Pertemuan itu untuk membahas bagaimana Amerika Serikat dapat membangun. ”

KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang zaman latihan penembakan terpedo. Di dalam kapal tersebut, terdapat 53 personel TNI AL. Pesawat selam buatan Jerman tersebut hilang di sekitar pulau Bali.

Angkatan Laut Nusantara meyakini kapal selam seberat 1. 400 ton itu mungkin berada di kedalaman sekitar 2. 000 berleha-leha.

Bryan Clark, mantan perwira kapal menghunjam Angkatan Laut AS & pakar pertahanan di Institut Hudson, mengatakan kepada Bussines Insider bahwa “jika pesawat selam diesel kecil semacam milik Indonesia di kedalaman 2. 000 kaki, itu tidak mungkin bertahan. ”

Baca Juga: Kapal Selam Nanggala-402 Disebut Dalam Posisi Tenang Tanpa Suara

Sebabnya, kata Bryan Clark, kapal itu berada dalam ke dalaman melebihi kapasitas maksimum.