Kunjungi Lokasi Bencana di Manado, Mensos Serahkan Bantuan Rp 1, 8 M

0
170

Suara. com – Saat mengunjungi tiga titik banjir dan longsor di Kecamatan Ternate Tanjung, Kecamatan Malalayang, dan Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Menteri Baik (Mensos), Tri Rismaharini menyerahkan sandaran senilai Rp 1, 8 miliar untuk penanganan bencana.

Mensos mengunjungi tiga titik banjir dan longsor yakni di Kecamatan Ternate Tanjung, Kecamatan Malalayang, dan Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa.

“Bantuan ada bersifat barang, makanan, makanan untuk anak-anak, peralatan dapur, dan juga sokongan ahli waris, ” katanya, Sulsel, Rabu (20/1/2021).

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan untuk penanganan bencana di Provinsi Sulawesi Utara senilai total Rp satu. 854. 485. 260. Bantuan terdiri Bantuan Logistik Tanggap Darurat senilai Rp 1. 632. 606. 660, yang dikirimkan dari gudang sentral Kemensos; Sembako 500 paket senilai Rp 100. 000. 000; mengikuti perlengkapan pengungsian senilai Rp 31. 878. 600 (mi instan 50 dus, abon 50 kilogram, makanan kaleng 500 kaleng, susu ibu hamil 20 dus, susu UHT 10 dus, perlengkapan mandi, selimut 250 pcs, baju anak 216 pcs, pembalut wanita 20 pcs, popok bayi 206 pcs).

Baca Juga: Kemensos Dirikan 6 Dapur Umum untuk Korban Gempa Mamuju dan Majene

Selain itu, Kemensos juga memberikan sandaran santunan ahli waris bagi rumpun korban meninggal dunia sebanyak enam jiwa senilai Rp 90. 000. 000.

“Kita selain memberikan bantuan dan santunan untuk keluarga korban, saya juga dapat laporan dari Wagub (Wakil Gubernur) dan Wali Kota untuk perbaikan infrastruktur, misal relokasi warga dengan (berada di daerah) rawan gangguan, ” ungkap Mensos.

Ia minta agar mencegah jatuhnya korban yang lebih banyak, masyarakat di daerah rawan longsor menetapkan dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Hal ini dikarenakan bentuk tanah yang tidak memadai jadi tempat bermukim.

“Karena struktur tanah tidak memungkinkan, sehingga saya usulkan rumah lapis. Ini nanti yang saya usulkan ke Bapak Presiden, ” sah Risma.

Data BNPB per 18 Januari 2021 menyebutkan, hujan sedang hingga tinggi serta tanah yang labil menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Kota Manado pada Sabtu, 16 Januari 2021 jam 15. 09 WITA. Akibatnya sebanyak 6 jiwa meninggal dunia serta 10 kecamatan terdampak tanah longsor yakni Kecamatan Tikala, Paal Besar, Sario, Bunaken, Malalayang, Tuminting, Mapanget, Singkil, dan Wenang.

Baca Serupa: Cara Cairkan Bansos Kemensos Tahun 2021 Ternyata Nggak Sulit Lho

Selain itu BMKG juga menyebutkan adanya angin kencang di perairan melahirkan Sulawesi pada Minggu, 17 Januari 2021, menyebabkan terjadinya gelombang agung 2, 5 – 4 meter yang menerjang sejumlah wilayah tepi laut Kota Manado, termasuk daerah bisnis Megamas dan pusat perbelanjaan Manado Town Square.