Kapal Penangkap Ikan Terbalik di Dekat Pulau Jeju, Tiga ABK WNI Hilang

0
58

Suara.com – Tiga WNI yang bekerja menjadi anak buah kapal (ABK) penangkap ikan hilang di perairan dekat Pulau Jeju, Korea Selatan (Korsel).

Peristiwa itu terjadi usai kapal tempat mereka bekerja terbalik. 

“Regu pencari dan penyelamat (SAR) Kosel dikabarkan masih melanjutkan pencarian terhadap tiga ABK Indonesia dan tiga anak buah kapal lainnya yang bekerja di kapal penangkap ikan 32 Myongminho,” kata Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul lewat pernyataan tertulis yang diterima Antara di Jakarta pada Kamis (31/12/2020).

KBRI Seoul menyampaikan, telah memastikan identitas tiga WNI yang bekerja di kapal ikan tersebut dan menghubungi keluarga mereka di tanah air.

Baca Juga: KKP Ringkus 3 Penangkap Ikan Pakai Racun Potasium di Morowali

“KBRI Seoul memperoleh informasi dari Korean Coast Guard (Badan Keamanan Laut Korsel, red) bahwa tiga dari tujuh awak kapal tersebut adalah WNI dengan inisial IHP, S, dan DIS,” kata pihak kedutaan.

Kapal penangkap ikan 32 Myongminho terbalik di perairan dekat Pulau Jeju pada Selasa (29/12/2020) sekira pukul 19:45 waktu setempat.

Kapal terbalik di tengah cuaca buruk dan angin kencang, ombak tinggi, serta suhu dingin.

“Pada hari Rabu pagi, 30 Desember 2020, tim KBRI Seoul telah berada di Pulau Jeju untuk melakukan koordinasi langsung dengan operasi SAR gabungan Korea Selatan,” kata pihak kedutaan.

Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun memerintahkan tim operasi gabungan dari Badan Keamanan Laut Korsel, kepolisian, pemadam kebakaran, dan Angkatan Laut yang total anggotanya mencapai 964 personel.

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Kapal Malaysia Pelaku Illegal Fishing di Bintan

Tidak hanya melibatkan ratusan anggota, regu penyelamat itu juga mengerahkan helikopter dan delapan kapal penyelamat.