Rizieq Shihab Ajak Hijrah ke Negara Tauhid, KSP: Pancasila Sudah Lulus

0
145

Suara. com semrawut Tenaga Ahli Sari Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian mengatakan ajakan hijrah ke negara tauhid dari Imam Gembung Front Pembela Islam, Rizieq Shihab adalah improvisasi politik semata. Menurut Donny, Indonesia sudah cocok dengan Pancasila.

“Ya (Indonesia) tidak perlu sistem berbasis tauhid, Pancasila sudah cukup. Jangan improvisasi politik, ” ujar Donny masa dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/12/2020).

Pernyataan Donny merespon seruan Pimpinan Front Pembela Agama islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk hijrah ke sistem negara berbasis tauhid. Donny menilai pernyataan Rizieq merupakan hal yang sumir.

Kata Donny, Indonesia adalah negara dengan sistem Pancasila dengan menjamin kebebasan beragama semua masyarakat negaranya.

Membaca Juga: Selasa Depan, Ade Yasin Akan Diperiksa Polda Jabar soal Acara Habib Rizieq

“Sistem berbasis Tauhid itu sumir. Negara kita bertopang pada Pancasila yg menjamin privilese beragama bagi semua warganegara dalam semangat kemanusiaan atau tidak silih merendahkan satu sama lain, ” tuturnya

Donny mengisbatkan NKRI berdasarkan Pancasila dan bukanlah negara sekuler. Sehingga kata tempat, agama menjadi nilai pokok di acuan dalam berpolitik, sosial serta ekonomi.

“NKRI berpijak Pancasila bukan negara sekuler, petunjuk menjadi nilai pokok yang menjadi acuan kehidupan politik, sosial serta ekonomi, ” katanya.

Sebelumnya, Pentolan FPI Rizieq Shihab menyerukan revolusi akhlak dalam tengah masyarakat. Ia meminta negara bisa hijrah menuju ke sistem negara berbasis tauhid.

Hal itu disampaikan oleh Rizieq dalam acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh Bersama Imam Besar Al Habib Muhammad Rizieq Shihab yang disiarkan akun channel Youtube Front TV.

Baca Pula: Kasus HRS, Penjaga Layangkan Surat Panggilan Kedua ke Rizieq dan Menantu

Rizieq menilai sistem berbasis tauhid sesuai dengan sila pertama Pancasila yang berbunyi Ketuhanan yang Sungguh Esa.