Jelang Pilkada 9 Desember, Satgas Pastikan Tak Ada Penumpukan di TPS

0
381

Suara. com porakporanda Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan semua pihak terkait untuk pasti mengutamakan pencegahan penularan Covid-19 saat Pilkada yang akan digelar di dalam dua pekan mendatang.

Ia meminta para penyelenggara Pilkada seperti Komisi Pemilihan Umum Kawasan (KPUD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) daerah ataupun tim pasangan calon, dapat membantu dalam mencegah transmisi Covid-19 dengan tidak mengundang kerumunan dan menjadi contoh bagi para-para pemilihnya.

“Pastikan tidak terjadi penumpukan dan gerombolan di TPS (tempat pemungutan suara). Bagi masyarakat, mohon perhatikan langkah aman saat mengantri di dalam dan diluar TPS, ” perkataan Wiku di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Satgas juga meminta masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga renggang dan mencuci tangan saat menganjurkan suaranya TPS serta mematuhi aturan yang diarahkan petugas TPS.

Baca Juga: Mendagri Tito Minta Realisasi Anggaran Tahun 2020 Harus Benar Bahan

Hal itu kata Wiku berlaku bagi para petugas penyelenggara Pilkada yang berada di TPS-TPS kelak.

“Mari kita semarakkan pesta demokrasi ini dengan aman, serta lestari mengutamakan protokol kesehatan di setiap sendinya, ” katanya.

Wiku juga menambahkan kegiatan gerombolan berdampak memunculkan klaster-klaster baru pada berbagai daerah.

“Berdasarkan data nasional, terdapat berbagai kegiatan kerumunan yang berdampak di timbulnya klaster penularan Covid-19 pada berbagai daerah di Indonesia, ” ujar Wiku di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Wiku pun merinci berbagai urusan di berbagai daerah di Nusantara beberapa waktu lalu yakni di Sidang GPIB Sinode yang menghasilkan 24 kasus pada 5 daerah.

Baca Juga: Gambar Dugaan Politik Uang Pilkada Bantul, Bawaslu: Kami Lakukan Kajian Dulu

Klaster tersebut berasal dari kegiatan agama yang dikerjakan di Bogor, Jawa Barat dengan diikuti 685 peserta.