Bima Arya Minta APEKSI Dilibatkan Di Rumuskan Aturan Turunan UU Ciptaker

0
37

Suara. com kacau Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, sudah menggelar pertemuan dengan pengurus Aliansi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Pertemuan dilaksanakan Jumat (16/10/2020) siang. Materi pertemuan membahas terkait polemik Omnibus Law Membikin Kerja

“Ada kesamaan pandang terkait dengan bagian kewenangan daerah dalam UU Cipta Kerja. Pengurus APEKSI melihat kalau banyak sekali kewenangan daerah dengan berkurang dan bergeser kembali ke pemerintah pusat, ” katanya pada wartawan, Jumat (16/10/2020) malam.

“Banyak catatan kami terpaut dengan perizinan, tata ruang, pengelolaan lingkungan hidup, di mana kewenangan daerah kembali direduksi dan ditarik ke pusat, ” sambung Bima.

Baca Serupa: Pakar Hukum Biji UU Ciptaker Bisa Dibatalkan oleh MK

Menurut Bima, pada pertemuan itu seluruh besar daerah menyepakati agar membuka kawasan dialog dengan teman-teman kampus, penggagas, LSM lingkungan hidup dan para-para pakar.

“Ada beberapa catatan di Omnibus Law itu, Langkah ini juga dilakukan buat memberikan masukan bagaimana memastikan bahwa UU Cipta Kerja ini sebati dengan targetnya. ”

“Yaitu dengan menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sembari memastikan tetap menjadi pembangunan yang berkelanjutan, ” ucapnya.

Aspirasi dari para stakeholder di daerah, kata Bima, nantinya akan dirumuskan dalam poin-poin sebagai bahan penguatan pada pembahasan petunjuk turunan.

“Kepala kawasan dalam hal ini para wali kota memiliki tanggung jawab buat melakukan penyerapan aspirasi di wilayahnya, ” jelasnya.

Baca Juga: Berjibaku Lawan Corona, Bima Arya Blak-Blakan Saat Ikuti Webinar Suara. com

Bima Arya menambahkan, dalam mengawal kecendekiaan dan masukan-masukan dari para stakeholder tersebut, APEKSI juga sepakat buat membentuk tim khusus.