Dapat Ulasan Buruk, Hotel di Thailand Polisikan Pengunjung

0
51

Suara. com – Suatu hotel di Thailand sempat mempolisikan pengunjung yang memberikan ulasan membatalkan pada Agustus lalu. Kekinian, hotel di kawasan Koh Chang itu telah mencabut laporannya, Jumat (9/10/2020).

Menyadur The Straits Times , tamu yang sempat dipolisikan itu merupakan warga Amerika Serikat bernama Wesley Barnes.

Barnes membuat ulasan negatif terkait sarana di hotel Sea View Koh Chang pada Agustus 2020.

Pihak hotel nyatanya tak senang dengan ulasan dari Barnes, dan menganggapnya sebagai fitnah. Sebelum laporan polisi dicabut, Barnes tahu terancam hukuman lima tahun kurungan.

Baca Selalu: Effendi Ghazali Bongkar Penyebar Hoaks UU Cipta Kegiatan: Bukan Aktivis!

Petugas menahan Barnes di bawah norma pidana pencemaran nama baik serta kejahatan komputer–digital–selama dua hari di September sebelum dibebaskan dengan agunan.

“Dalam kondisi dalam mana Tuan Barnes menunjukkan ketulusannya dan bertanggung jawab penuh tempat apa yang telah terjadi & memperbaiki situasi, hotel akan secara senang hati membatalkan tuntutan itu, ” kata hotel Sea View Koh Chang.

Urusan tersebut membawa pengawasan baru di dalam undang-undang pencemaran nama baik serta kejahatan komputer di Thailand.

Para aktivis benar asasi manusia menganggap undang-undang pencemaran nama baik dan kejahatan komputer di Thailand terlalu keras dan luas.

Di lembah undang-undang, Barnes bisa didenda hingga 100. 000 baht dan dipenjara hingga lima tahun.

Baca Pula: Aktor The Avengers hingga Komedian AS Telanjang Bertugas Ingatkan Pemilih di AS

Hotel tersebut ingin Barnes mengirimkan pernyataan ke media, Dominasi Pariwisata Thailand, Kedutaan Besar GANDAR, dan situs web Tripadvisor bulan ini.