Gelar Paripurna RUU Ciptaker Hari Ini, DPR Hindari Unjuk Rasa Pekerja?

0
52

Suara. com awut-awutan DPR RI mengutarakan agenda pelaksanaan rapat paripurna penutupan masa sidang yang semula dalam 8 Oktober 2020, menjadi Senin (5/10/2020). Dalam paripurna hari ini DPR sekaligus mengesahkan Rancangan Peraturan Cipta Kerja menjadi undang-undang.

Lantas apa yang menjadi alasan DPR kemudian secara tiba-tiba melaksanakan rapat paripurna hari tersebut?

Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin mengatakan pengamalan rapat berdasarkan pertimbangan Covid-19 dengan menginfeksi anggota parlemen.

“Karena situasi kita di DPR yang terkena covid lumayan banyak. Hari ini saja ada 11 yang terindikasi positif. Jadi beta sama pak Muklis dan Pak Ihsan ini juga ikut berharap semoga teman-teman, sahabat-sahabat yang tersentuh Covid bisa cepet sembuh, jaga kesehatan, ” kata Azis di Kompleks Parlemen usai memimpin rapat paripurna, Senin (5/10/2020).

Sementara itu terkait kabar DPR yang bakal melakukan lockdown, Azis mengatakan hal tersebut memang sempat direncanakan tetapi urung dilakukan.

“Tadinya kami mau lockdown, tapi karena situasi mendekati itu, daripada nanti tambah lagi keputusannya dipercepat, disepakati atas usulan sejak pimpinan-pimpinan fraksi, ” kata Azis.

Azis menampik semasa kemudian pelaksanaan rapat yang dilakukan hari ini semata untuk menghindari demo para buruh yang pertama diagendakan pada 6 sampai secara 8 Oktober 2020.

“Eggak dicepetin, memang jadwalnya. Memang jadwal itu kan bersandar kesepakatan dalam Bamus saja, ” kata Azis.

RUU Cipta Kerja Disahkan

DPR bersama pemerintah pada akhirnya mengabulkan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi undang-undang. Kesepakatan itu diambil melalui hasil rapat paripurna burit ini.