Pemda DKI Pertanyakan Soal Hiburan Malam Yang Jadi Klaster Corona

0
77

Suara. com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Disparekraf DKI Jakarta mempertanyakan soal hiburan malam yang menjadi klaster penularan corona pada Ibu Kota seperti yang diungkap Satgas Penanganan Covid-19.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta, Bambang Ismadi mempersoalkan data detil mengenai lokasi wadah hiburan malam yang dimaksud, karena menurut dia pihak dinas tetap melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada operasi diam-diam tempat hiburan malam.

“Justru saya balik bertanya, klasternya di hiburan malam yang di mana? karena jenis hiburan malam bukan hanya satu. Lokasi hiburan suangi banyak. Hampir setiap hari berkepanjangan (mengawasi). Kemarin kami menutup & menyegel beberapa usaha pariwisata, tertib dari Dinas maupun Sudin daerah, ” kata Bambang saat dihubungi di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Lebih lanjut, Bambang menetapkan bila ada laporan tempat per malam yang beroperasi diam-diam, pihaknya tidak akan diam dan akan langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kalau ada yang ugal-ugalan (buka diam-diam) kami tindak bila memang ada laporan, baik petunjuk ke dinas pariwisata maupun ke Satpoll PP, ” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Bukti dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengucapkan berdasarkan analisis Tim Satgas sebab data Dinas Kesehatan DKI Jakarta setidaknya ada tujuh klaster baru penyebaran Covid-19 di Jakarta sejak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Tinggi atau PSBB transisi 4 Juni hingga 12 September 2020.

“Di sini ada beberapa yang baru yang sebelumnya tidak ada. Contohnya klaster hotel sudah mulai ada, pesantren, hiburan malam, ” kata Dewi dalam perbincangan ‘Covid Dalam Angka’ di akun situs berbagi video Youtube milik BNPB, Rabu kemarin.

Dari beberapa klaster tersebut, yang menjadi sorotan adalah munculnya klaster tempat hiburan malam. Semacam diketahui, selama masa PSBB dalam Jakarta tempat hiburan malam ditutup hingga kini belum diizinkan hidup. ( Antara )