Aneh, KPK Bidik Refocusing Anggaran Covid-19 Oleh Calon Petahana

0
44

Suara. com – Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan bervariasi kejanggalan dalam refocusing atau modifikasi alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 oleh sejumlah Pemerintah Daerah.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar mengungkapkan sejumlah Pemerintah Daerah atau Pemda melakukan transformasi alokasi anggaran yang cukup agung meski imbas pandemi Covid-19 di wilayahnya kecil. Pemda yang melaksanakan refocusing anggaran tinggi tersebut sama Kepala Daerahnya maju kembali di dalam Pilkada Serentak 2020.

“Karena kami menemukan pada beberapa wilayah yang sangat tak masuk diakal, korban Covid-nya kecil tetapi refocusingnya sangat tinggi. Ternyata itu para petahana yang bakal maju juga, ” kata Lili dalam konferensi pers melalui Channel Youtube KPK, Rabu (9/9/2020).

Meski begitu, Lili segan menyebutkan daftar Kepala Daerah yang melakukan refocusing anggaran tinggi untuk corona tersebut. Rata-rata Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur.

“Kami tidak bisa ucap Kabupatennya, tapi yang pasti itu di wilayah Jatim, ” perkataan Lili.

Terkait situasi itu, KPK telah menegur tepat Kepala Daerah yang melakukan refokusing anggaran tinggi agar kembali menyesuaikan anggaran. Hal itu untuk menghalangi terjadinya tindak pidana korupsi.

“Kami sudah menegur serta mengingatkan agar dinormalkan dan diwajarkan. Karena kami tidak ingin tersebut mengarah pada pidana, lebih rupawan dicegah, ” tuturnya.

Oleh karena itu, Lili mengharapkan sejumlah stakeholder seperti Abdi Pengawas Internal Pemerintah (APIP) maupun Badan Pemeriksaaan Keuangan Pembangunan (BPKP) terus mendampingi agar setiap wilayah tidak melakukan refocusing anggaran yang tidak jelas.

“Karena prinsipnya dalam hal ini menghindari kerugian di depan. Jadi awak ingatkan Kepala daerah melalui APIP dan BPKP untuk terus melangsungkan pemdampingan, ” pungkasnya.