Bayi WN Maroko Dibunuh Ibunya pada Apartemen, Tubuh Banyak Luka Gigitan

0
53

Suara. com awut-awutan Misteri kasus kematian balita warga negara asing alias WNA berinisial SHM (5) pada Apartemen Pavilion, Tanah Abang, Jakarta Pusat akhirnya terkuak.

Penyebab balita nahas itu tewas karena dibunuh ibu kandungnya sendiri berinisial ML (29).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa korban tinggal bersama karakter. Sedangkan bapaknya berinisial H dengan merupakan WNA Maroko tinggal dalam Belanda.

“Pelaku merupakan istri ketiga dari suaminya dalam Belanda, ” kata Yusri saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (7/9/2020).

Yusri mengemukakan, dari buatan visum ditemukan luka gigitan & memar di sekujur tubuh objek. Adapun, penyebab kematian korban diduga akibat luka benturan benda beku di belakang kepala.

“Kondisi lebam yang diderita sebab korban, termasuk gigitan, benturan substansi tumpul di bagian belakang besar menjadi penyebab kematian, ” membuka Yusri.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Bagian 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana kurungan paling lama 15 tahun & atau denda paling banyak Rp 3 miliar.

Penghuni Apartemen Pavilion, Tanah Abang, Jakarta Pusat sebelumnya digemparkan secara penemuan sesosok mayat wanita berumur lima tahun pada Rabu (3/9/2020) petang.
Dikutip dari Antara, identitas mayat tersebut berinisial SHM. Saat kali pertama ditemukan, terdapat luka lebam di tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung ketika itu menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Iya ada (penemuan) mayat (di Tanah Abang), saya masih lakukan penyelidikan dan laku tempat kejadian perkara (TKP), ” kata Tahan saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (9/3).