Berkas P21, Eks Ketua DPRD Muara Anim dan Mantan Kadis PUPR Segera Diadili

0
43

Pandangan. com – Tip Pemberantasan Korupsi telah merampungkan susunan penyidikan milik mantan Kepala Jawatan PUPR Kabupaten Muara Enim, Ramlan Suryadi (RS); dan eks Pemimpin DPRD Muara Enim, Aries HB yang menjadi tersangka kasus manipulasi proyek jalan Muara Enim tahun 2019.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK pun telah menyusun surat dakwaan terhadap keduanya. Mereka rencana akan disidangkan dalam Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Palembang Sumatra Selatan.

“Tim JPU akan menunggu penetapan Majelis Hakim dan penetapan program persidangan perdana pembacaan surat perkara, ” kata Plt Juru Cakap KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2020).

Seraya menunggu jadwal persidangan, penahanan Ramlan dan Aries akan dititipkan tatkala di Rutan Kelas I Palembang.

“Penahanan selanjutnya berpindah menjadi kewenangan Majelis Hakim, ” tutup Ali.

Penepatan status tersangka keduanya merupakan buatan pengembangan dari kasus korupsi yang terlebih dahulu telah menjerat Tumenggung Muara Enim Ahmad Yani.

KPK sebelumnya menyebut Aries telah menerima suap dari Robi Okta Fahlefi selaku pihak swasta sekitar Rp 3, 031 miliar.

Uang tersebut merupakan commitment fee atas 16 paket pekerjaan di Kabupaten Muara Enim.

Kemudian, Ramlan menerima suap dari Robi mencapai Rp 1, 115 miliar. Robi diduga memberikan commitment fee sebesar 5 persen dari total nilai proyek kepada pihak-pihak selain Ahmad Yani.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka urusan korupsi di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim dalam operasi tangkap tangan atau OTT pada Kota Palembang dan Kabupaten Mulut Enim, Selasa (3/9/2019).