Sebutan Nyelekit Ortu Intan Tolak Lamaran, Hingga Arief Bunuh Perawat Indah

0
112

Suara. com kepala Arif, dosen di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Timur membunuh seorang perawat cantik, Permata Muliatyati. Arif bunuh intan karena sakit hati lamarannya ditolak orangtua Intan sendiri.

Permata dibunuh di Jalan Dana Traha Gunung Raja Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (5/8/2020) lalu. Motif pembunuhan karena lara hati.

Bakir tidak terima Intan yang besar bulan ke depan akan menikah dengan pria lain.

Sementara Dia dan Intan telah menjalin hubungan asmara sejak tahun 2016 lalu.

Apalagi Arif yang diminta orangtuanya buat membiaya kuliah keperawatan Intan semasa ini. Rencana akan menikahi Intan setelah tamat kuliah.

Arif mengakui menusuk Intan Mulyatin, Rabu 5 Agustus 2020 sekitar pukul O8. 30 Wita.

Mirisnya, perawat cantik itu juga ternyata masih sepupunya.

Arif mengaku yang paling menyakitkan hatinya adalah, era lamarannya ditolak orangtua Intan. Terpelajar tidak bisa menerima ucapan pengampu korban

“Walaupun malaikat datang melamar saya akan langgeng tolak, ” kata orangtua Intan ditirukan Arif.

Arif mengaku sulit menyambut bahasa seperti itu dari orangtua Intan.

  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • »