Buka Tengah Malam saat Pandemi, Awak Tumpah Ruah di Pasar Ikan Jatinegara

0
445

Suara. com – Warga Jakarta kini bisa beraktivas lagi di luar rumah sesudah Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan melonggarkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau disebut PSBB masa transisi.

Pasar Ikan Hias di Lapangan Hijau Makorem, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo. Jatinegara, Jakarta Timur menjadi bahan warga untuk berburu ikan hias.

Dari pantauan Suara. com , Minggu (21/6/2020) dini hari, warga terlihat berjubel mendatangi lapak para pedagang yang kini berjualan di era pandemi Covid-19 pada malam hari.

Pengunjung berjubel di Pasar Ikan Jatinegara. (Suara. com/Agung Sandy).

Biasanya pengunjung memarkirkan kendaraanya di pinggir jalan di dekat pasar ikan. Namun, warga yang mendatangi pasar ikan ini diarahkan untuk masuk kendaraannya ke dalam lapangan.

“Iya rame akang, sudah 3 mingguan lalu (parkir di lapangan), ” kata salah satu petugad parkir yang segan menyebutkan identitasnya saat ditemui Suara. com di lokasi.

Baca Juga: Virus Corona Wuhan: Ancaman dari Pasar Ikan yang Bahayakan Kesehatan Negeri?

Penampakan pengunjung berjubel di Pasar Ikan Jatinegara. (Suara. com/Agung Sandy).

Tak Ada Jaga Jarak dan Tak Bermasker

Tampak tak ada penerapan physical distancing alias jaga senggang di lokasi pasar.

Para pengunjung berjubel untuk melihat-lihat jenis ikan hias ataupun perlengkapan akuarium yang dipajang para-para pedagang. Adapula warga yang terlihat nekat tak mengenakan masker serupa berkerumun melihat ikan-ikan hias.

Baca Juga: Kemenkes Sebut Virus Corona Berasal dari Pasar Ikan

Terdengar suara pria yang mengimbau agar kendaraan pengunjung mampu dipindahkan ke dalam lapangan yang berada di dekat lapak-lapak pedagang.

Dengan menggunakan alat pelantang suara, pria berpakaian loreng itu pun menuturkan pelat nomor sepeda motor milik pengunjung karena kedapatan memarkir sembrarang di pinggir jalan.

Pria mengenakan baju loreng saat mengingatkan pengunjung pada Pasar Ikan, Jatinegara yang memarkirkan sepeda motor di pinggir ulama raya. (Suara. com/Agung Sandy)

“Bagi pengunjung dengan parkir kendaraan di jalan biar di- pindahin ke lapangan. Mohon kerja samanya, ” kata pria tersebut.

Di tempat yang sama, lengah satu penjual makanan di rekan ini menyebut jika waktu berniaga para PKL ini dibatasi lantaran pukul 23. 00 hingga jam 04. 00 WIB.

“Iya dikasih waktu dari jam 11 sampai jam 4. Jika pagi udah ada petugas Satpol PP, ” kata dia.

Data HK