Wali Kota Tidore Kepulauan Jadi Pasien Positif Covid 128 di RSU Ternate

0
239

Suara. com – Gugus Suruhan Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) mengumumkan Wali Praja Tidore Kepulauan (Tikep) Capt Ali Hi Ibrahim terkonfirmasi positif Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah keluarnya hasil pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Panti Sakit Umum (RSU) Chasan Boesoerie Ternate.

“Dari hasil penyelidikan epidemiologi, Wali Kota Tikep diduga tracking kontak dengan anak obat 100 berinisial ASS yang juga Sekretaris Kota Tikep yang telah meninggal dunia pada 23 Mei 2020, ” kata Juru Kata Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut Alwia Assagaf di Ternate pada Kamis (28/5/2020).

Ali Ibrahim sendiri tercatat jadi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tikep bersama Penulis Gugus Tugas ASS yang meninggal dunia memang menjalankan tugas di penanganan Covid-19.

Pasal, tugas-tugas wali kota yang berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pejabat di Kota Tikep, sehingga diharuskan melakukan pemeriksaan rapid test.

Selanjutnya, hidup Wali Kota Tikep Sulama Ali Ibrahim juga dirujuk ke Ternate karena mengalami gejala batuk kecil, tidak ada sesak nafas, sehingga ada pertimbangan untuk dilakukan pembelaan.

Wali Kota Tikep Capt Ali Ibrahim bersama delapan orang pasien lainnya berdasarkan hasil Tes Cepat Molekul (TCM) di RSU Chasan Bosoirie terkonfrmasi meyakinkan COVID-19.

Sesuai hasil TCM tersebut terdapat bunga pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebesar sembilan orang, sehingga jumlah dalam Provinsi Maluku Utara posisi Kamis sebanyak 128 kasus positif, wafat dunia masih tercatat sebanyak enam orang dan pasien positif dengan sembuh sebanyak 21 orang.

Dari sembilan pasien terkonfirmasi posiitif, salah satunya Wali Praja Tikep Cap Ali Ibrahim kemudian disebut pasien 128.

Untuk diketahui, perawatan intensif oleh dokter rumah lara di Tikep dilakukan kepada Wali Kota Ali Ibrahim. Setelah itu, Wali Kota Tikep itu langsung mendapatkan perawatan oleh tim medis serta pemeriksaan lanjutan dengan dikerjakan rapid test dan hasilnya nonreaktif, sedangkan dari hasil foto membuktikan diagnosa pneumonia bilateral (paru-paru).

Karena di Kota Tikep belum memiliki dokter spesialis paru, sehingga Wali Kota Tikep dengan juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tikep ini dirujuk ke Ternate, selanjutnya tim medis dari RS Tidore kembali melangsungkan penjemputan terhadap istri Wali Praja Tikep Sulama Ali Ibrahim buat selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan isolasi.