Semenjak April 2020, Sebanyak 40 Pengikut di Bandara Soetta Positif Corona

0
266

Suara. com kacau Lebih dari 40 penumpang yang menggunakan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, semenjak April 2020 terindikasi positif Virus Corona atau Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Universal Soekarno-Hatta Anas Maruf seperti dilansir Antara pada Jumat (8/5/2020).

“Sebelum itu juga ada lebih dari 40 penumpang sesudah melalui tes cepat, positif COVID-19 dari April hingga Mei, ” katanya.

Anas menyebut setiap harinya KKP melakukan screening 600-1. 000 penumpang melalui pengecekan suhu, tes cepat, hingga wawancara, terlebih untuk penumpang pesawat kontrak seperti anak buah kapal (ABK) kapal asing atau warga negeri asing (WNA).

Dalam Kamis (7/5/2020) malam Anas menyuarakan 11 eks ABK dari Italia positif terjangkit COVID-19 setelah mencuaikan rangkaian tes cepat (rapid test).

Eks ABK kapal pesiar tersebut menaiki pesawat charter asal Italia, Neos, dengan cetakan penerbangan NO 370.

Anas mengatakan baik 40 penumpang maupun 11 penumpang yang nyata COVID-19 telah dilarikan ke Wisma Atlet untuk penanganan lebih sendat.

Untuk bertambah memperketat pengawasan kesehatan ke depannya, Anas mengatakan seluruh penumpang jalan domestik maupun internasional wajib menanamkan surat sehat dari fasilitas kesehatan tubuh sebelum terbang.

“Kalau untuk di penerbangan internasional mulai hari ini sudah berlaku aturan kesehatan yang baru untuk kedatangan internasional. Kalau untuk domestik serupa, salah satu syarat surat keterangan bugar dari fasilitas kesehatan. Kalau mereka enggak punya itu enggak meninggalkan, ” katanya.

Selain itu juga kru harus dipastikan sehat dengan menyertakan surat keterangan sehat dan sunyi COVID-19 agar tidak menimbulkan efek menularkan ke penumpang.

Anas mengatakan hal itu menunjuk pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19, Surat Edaran, Surat Edaran Cetakan 19 Tahun 2020 dan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menodong PT Angkasa Pura II & Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) lebih antisipatif terhadap jadwal kedatangan pengikut di Bandar Udara sehingga tetap siap dalam menerapkan protokol kesehatan terkait dengan penanganan COVID-19 di pelayanan di bandara.

Hal ini disampaikan terkait secara adanya kejadian penumpukan penumpang penerbangan internasional yang tiba hampir bersaingan di Terminal 3 Soekarno Hatta pada hari ini, Kamis 7 Mei 2020 siang hingga sore hari.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan no 18 tahun 2020, diwajibkan kepada semesta operator bandara untuk menerapkan adat kesehatan yang ketat termasuk secara mengatur jaga jarak penumpang molek di saat keberangkatan maupun kehadiran di semua lokasi di bandara. Sebelumnya kami juga telah mengingatkan agar KKP yang berada dalam bawah Kementerian Kesehatan memberikan layanan yang lebih baik kepada para penumpang agar tidak terjadi antrian panjang”, kata Dirjen Perhubungan Kemenhub Udara Novie Riyanto.

Tercatat ada lebih sebab 400 orang penumpang WNI dengan sebagian besar adalah Pekerja Migran Indonesia yang tiba hampir bersaingan menggunakan empat maskapai yang berbeda. (Antara)