Aplikasi 10 Rumah Aman Diluncurkan untuk Lawan Corona, Sudah Bisa Diunduh

0
23

Suara. com kepala Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden meluncurkan aplikasi bertanda 10 Rumah Aman, yang berbasis pendekatan komunitas dan gotong-royong. Penggunaan ini sudah bisa diunduh pada Google Play Store per keadaan Selasa (31/3/2020).

Besar Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, penerapan itu didukung penuh oleh Departemen Komunikasi dan Informasi, dan bakal menjadi rujukan bagi seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menghadapi wabah virus corona Covid-19.

“Aplikasi ini berisi informasi sekitar Covid-19, apa yang dibutuhkan & dapat dilakukan masyarakat saat pada rumah, serta memastikan lingkungan lestari aman sebagai antisipasi penyebaran virus corona, ” ujar Moeldoko saat melakukan rapat melalui konferensi gambar bersama Menkominfo Johnny G Plate, Selasa (31/3/020).

Moeldoko menuturkan, aplikasi 10 Rumah Aman didukung oleh teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence) dan pendekatan online to offline (0 to 0) yang memungkinkan masyarakat dapat melakukan beberapa kejadian.

Fitur yang ditawarkan di antaranya, masyarakat dapat mengukur suhu tubuhnya sendiri, memeriksakan kesehatan secara mandiri.

Selain itu, melalui apliasi ini, umum juga bisa memantau daerah ataupun masyarakat yang memiliki potensi penyebaran Covid-19 melalui pemantauan suhu awak agar dapat menghindar dari daerah tersebut.

Fitur di aplikasi tersebut juga menghadirkan dashboard buat pemerintah memantau daerah yang memiliki potensi penyebaran Covid-19.

“Aplikasi 10 Rumah Tenang dibuat berdasarkan sifat kekhasan asosiasi Indonesia yang bergotong-royong. Kita bersama-sama menjaga kesehatan rumah masing-masing bertemu langkah-langkah yang terdapat dalam permintaan. Kemudian, saling mengingatkan tetangga sekitar untuk menjaga kesehatan, ” ucap Moeldoko.

Sementara Menkominfo Johnny G Plate mengatakan, komunitas yang berada pada garda terdahulu adalah tenaga medis.

“Saya mengapresiasi para petugas kesehatan yang bekerja jauh dari keluarga dan mengambil efek atas nyawa merek, ” cakap Plate.

Plate mengucapkan, Kominfo juga telah menyampaikan riwayat tunggal dari pemerintah pusat & diteruskan ke pemerintah daerah.

Narasi tersebut berupa pengerjaan medis dari Kemenkes dan pengerjaan non medis dari Satuan Perintah Covid-19 yang didukung KSP & Kementerian dan lembaga lainnya, mematok pemerintah provinsi serta daerah kabupaten dan kota.

Plate juga meminta masyarakat mematuhi protokol-protokol mendasar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Termasuk di rumah saja saat lebaran belakang, ” tutur Plate.

Kominfo juga telah melaksanakan beberapa inisiatif di antaranya berkoordinasi dengan aplikasi seluler, www.covid.go.id agar pelanggan tidak dikenakan kuota saat mengakses, membangun call center, mendorong kegiatan bekerja, dan belajar dari vila.

Untuk diketahui, permintaan 10 Rumah Aman ini adalah bagian dari Program Dasa Rumah. Diharapkan Aplikasi Rumah Aman mampu menjadi supporting aplikasi Peduli-Lindungi.

Selain itu, aplikasi 10 Sendi Aman juga menghadirkan beberapa penyedia kebutuhan sehari-hari yang dijual secara harga layak dan resmi yang dapat mendukung usaha rintisan dan membantu para petani.

Di antaranya Rego Pantes dibanding 8 Villages dan TaniHub. Kemudian, penyedia konsultasi kesehatan Prixa.

Penyedia layanan lain seperti Sayur Box, Cakap, Kimia Farma, Mediv-Kimia Farma, Alfa Group, Alfamind, DAV, Prima Freshmart, serta donasi masyarakat yang disalurkan melalui Satu Foundation.

10 Pelaksanaan Rumah Aman juga merupakan upaya kolaborasi dari konten kolabolator para anak negeri, yaitu WIR Group, Compro DISRUPTO dan KVB.