Rekaan Telur Emas & Penghargaan Shuri-Khan Potongan 4 dari 4 – Pasaran di Gelongkong

0
296


Legenda Wedus Emas HK Perian Ini adalah siaran anak-anak Tiongkok nun terkenal. Bercerita mengenai roh jahat (tao) yang mengendalikan roh penduduk sebuah metropolis kecil. Tokoh utama, Baikal, diselamatkan sama Guru Muli dengan mengenalinya dari perjalanannya. Ceritanya berkisar di pengejaran Guru Muli di seluruh Asia & akhirnya mendapatkan kembali kerajaannya oleh Baikal. Dia kemudian melepaskan rencananya untuk merobohkan kekuatan Yang, mencoret mereka ke tapak terjauh di tanah.

Legenda Kambing Luhur Hk Hari Itu dibuat menjadi film animasi fitur yang dibintangi oleh Yuichiro Nagashii sebagai Baikal dan Ken Takakura sebagai Guru Muli. Namun itu ialah kegagalan finansial & pemerintah Jepang memerintahkannya untuk dibakar pada tempat umum guna mencegah publik daripada takhayul. Hk hari ini of the Golden Goat kemudian dibuat sekuelnya, The Legend of the Silver Monkey, dan versi film H kari itu juga dirilis. Film-film ini adalah sesi kedua dan ketiga dari serial itu.

Legenda Kambing Emas Hk Hari Tersebut menceritakan tentang pencarian telur emas legendaris yang tumbuh di Danau Surga. Baikal, dewa kekayaan diubah menjadi monyet olehkarena itu mantra kuat nun dilafalkan oleh Hamba Muli. Dia melarikan diri dari Baikal yang marah dan akhirnya menemukan penginapan dengan manusia perempuan bernama Naraka. Setelah pertarungan singkat, Naraka melarikan diri untuk mencari pasangan segar dan Baikal bersumpah untuk tidak pernah kembali ke bumi sampai dia memperoleh Telur Emas dengan legendaris.

Legenda Kera Perak Hkari Itu menceritakan tentang seekor kera muda bernama Tanimoto, yang lewat dengan dua temannya bernama Mura dan Chinedu bersama beserta anjing mereka Nandu. Mereka bertemu kunyuk yang marah bernama Sanjiva dan kawanan monyetnya yang menyiangi Tanimoto dan teman-temannya di jalan. Itu membawa mereka di sebuah gua lokasi Tanimoto mengorbankan dirinya untuk hidupnya serta yang lainnya diselamatkan. Mura dan Chinedu kembali ke wisma mereka. Namun, Sanjiva dan kelompoknya lekas kembali dan Chinedu meninggal karena timah panas yang diambil oleh salah satu anak buah Sanjiva. Mura kemudian mengorbankan dirinya untuk kesejahteraan Tanimoto dan cerita habis di situ.

Rekaan Kambing Emas Hkari Ini berlanjut beserta Tanimoto melakukan pengembaraan melalui terowongan menelaah Telur Emas, provisional Chinedu berubah menjadi naga untuk menyekat monyet yang tangguh. Pertarungan menyebabkan dampak imbang antara keduanya dan para pejuang akhirnya berhasil meluncurkan tuan mereka di dalam lubang. Untungnya, seekor katak terbit dan menghidupkan meleset Tanimoto yang meleset ke bentuk khalayak dan bersatu meleset dengan Chinedu & mitra barunya Yayoi. Kelompok mereka langsung mencari Telur Megah dan akhirnya menemukannya di bawah uap terjun di pucuk terowongan pulau Inari.

Legenda Kambing Luhur Hkari Ini berlanjut dengan ketiganya bertimbun kembali saat itu memasuki kuil tempat Yayoi berubah menjadi putri duyung serta berenang ke lokasi yang aman. Chinedu dan Tanimoto kemudian menggunakan sihir dan tombak untuk menewaskan banyak ninja. Sesudah membunuh pasangan belakang, Chinedu dan Yayoi harus pergi ke daratan untuk mengatasi bantuan. Di negara mereka bertemu Reluk Mee, seorang pertapa Buddha yang mengubah dirinya menjadi seorang ahli kungfu yang kuat. Dia lalu bergabung dengan Tanimoto dan mereka bertiga melakukan perjalanan ke Pangkalan Udara Shuri-Khan di mana Tanimoto melepaskan kekuatan penuhnya untuk mengalahkan Lung Mee dan menyingkirkan Chinedu dan Yayoi. Sementara itu, pejabat Chinedu Kichirui sudah berubah menjadi naga dan menyerang pos, tetapi dia dihentikan oleh Tanimoto dengan menggunakan senjata terbarunya – Inari katana.

Film berakhir dengan tiga biksu di perjalanan, dan Tanimoto bertemu teman lamanya Kichirui. Dia menipunya untuk melakukan pengembaraan melalui portal nun dibuat oleh mendiang temannya dari Daratan Inari (nama daerah di layar) nun disebut Pasaran. Hal ini membawa dua legenda Telur Megah dan Penghargaan Shuri-Khan ke episode Kichirui: Pangeran Pencuri berikutnya.

Sejarah Pulau Inari dapat dilihat dibanding latar modern dan tradisionalnya di sebeng perak. Cerita nun diceritakan di sini terkait erat dengan jalan cerita pertunjukan, dengan wajar mempertahankan motif aslinya. Yang paling muncul dari ini ialah dualitas Yang / yin yang tampak jelas antara 2 sisi bisa dan Tanimoto (yang bermula dari alam perempuan). Terakhir, ada butir khas mistisisme & perdukunan yang juga terlihat dalam praktik Feng Shui serta film, menjadikan jam tangan ini menggembirakan bagi siapa saja yang menyukai gambaran dan spiritualitas, terutama jika mereka menyenangi animasi.