Satgas Menelusuri Sumber Dana dan Jaringan KKB di Papua

0
325

Bahana. com – Tim Satuan Tugas Penegakan Hukum Nemangkawi terus mengikuti sumber dana dan jaringan kelompok kriminal bersenjata di wilayah pedalaman Papua, dimana sejumlah senjata api & amunisi yang dibeli sebab PK yang ditangkap di Nabire pada Senin (19/4) untuk mendukung KKB arahan EK di wilayah Nduga.

Kepala Satgas Humas Nemangkawi Kombes M. Iqbal Alqudusy mengatakan sejak 2018 PK bersama-sama dengan GG telah memasok sejumlah senjata api dan mesiu kepada KKB.

“Mereka telah melakukan pembelian senjata suluh sebanyak empat pucuk yakni dua pucuk jenis M-16 dan dua pucuk jenis SS-1 dengan total bea yang sudah dikeluarkan sejumlah Rp1 miliar. Dana tersebut bersumber dari saudara GG. PK tidak hanya sebagai pemasok, tetapi sekaligus serupa sebagai penyandang dana. Kaum ini memberikan senjata & amunisi kepada kelompok EK di Nduga, ” kata Iqbal.

Sebesar senjata api dan amunisi tersebut diketahui bersumber dari DCW yang saat tersebut berstatus narapidana di Lapas Kelas II Nabire. “Saudara Decky ini sebagai penghubungnya, ” kata Iqbal.

Baca Juga: Kejar Prajurit TNI yang Gabung KKB, KSAD: Lucky Matuan Masih Ada di Papua

Dari penelusuran dengan dilakukan Tim Satgas Gakkum Nemangkawi, diketahui bahwa PK sebelumnya pernah menangani order (kontraktor) pengadaan 1. 000 unit solar cel ataupun PLTS di Kabupaten Permata Jaya.

Dengan bersangkutan sudah lama mengakar dalam target pihak kepolisian atau masuk dalam daftar pencarian orang terkait secara aktivitasnya mencari dan memasok senjata api dan amunisi ke KKB.

Penangkapan PK merupakan pengembangan dari keterangan DC & FA yang merupakan tersangka kepemilikan senjata api.

Lantaran hasil keterangan tersangka DC, diketahui sejumlah transaksi dengan dilakukan oleh PK, di antaranya pembelian senjata jenis M4 senilai Rp300 juta.

Lalu pada Desember 2019 PK juga diketahui membeli senjata jenis M-16 dengan harga Rp300 juta. Kemudian, pada awal tarikh 2020 yang bersangkutan pula memesan senjata api seharga Rp550 juta.

Mengaji Juga: Prajurit TNI Membelot Gabung KKB Papua, KSAD: Bawa Perut Magazen

Era ini, PK telah ditahan di Polres Nabire buat kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. [Antara]