Diplomat Rusia Dorong Troli Sejauh Satu Kilometer untuk Tinggalkan Korut

0
178

Suara. com awut-awutan Sejumlah diplomat Rusia dan keluarga itu harus keluar dari wilayah Korea Utara (Korut) dengan cara yang tidak pokok.

Mereka melintasi perbatasan menggunakan troli dengan harus didorong secara petunjuk menyusuri jalur kereta sinar karena Korut memperketat provinsi mereka selama pandemi Covid-19.

Total terdapat delapan karakter dalam kelompok itu. Itu menempuh sebagian perjalanan secara kereta api dan bus, kemudian sisanya ditempuh menggunakan troli di rel kereta api untuk melintasi pinggiran Korea Utara ke Rusia sejauh sekitar satu kilometer.

Korut mengakhiri layanan sebagian besar moda transportasi umum dengan bahan mengontrol penyebaran virus corona.

Membaca Juga: Beri Informasi Denah Gedung Parlemen Jerman ke Rusia, Pria Ini Didakwa

Sejak pandemi global berlangsung, Korut menyatakan tidak tersedia satupun kasus positif Covid-19 di negara mereka. Tetapi banyak kalangan meragukan permintaan ini.

Semenjak awal tahun lalu, gerobak api dan gerbong dilarang memasuki atau meninggalkan Korut. Sebagian besar penerbangan menguntungkan internasional dari dan menuju Korut juga berhenti.

Dalam situasi itu, para diplomat Rusia tak punya banyak pilihan.

“Karena perbatasan telah ditutup semasa lebih dari satu tarikh dan lalu lintas penumpang telah dihentikan, ada kunjungan yang panjang dan pelik untuk pulang, ” begitu pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah unggahan di Facebook.

Foto-foto yang mereka unggah menunjukkan para diplomat pada atas troli dengan koper di tengah lanskap musim dingin. Mereka juga tampak bersorak dalam video era mereka menyeberang wilayah ke Rusia..

Baca Pula: Viral Ragam Rusia Telanjang di Pada Punggung Gajah Sumatera, Kedudukan di Bali

“Mesin” utama troli itu adalah sekretaris ketiga Kedutaan Besar Rusia untuk Korut, Vladislav Sorokin. Dia mendorong troli melintasi jembatan jalan kereta api di atas Sungai Tumen menuju Rusia.

Putri Sorokin yang berumur tiga tahun, Varya, juga mengikuti perjalanan ini. Mereka melalui perjalanan selama 32 jam di atas gerobak api, ditambah dua tanda dengan bus dari Pyongyang untuk mencapai perbatasan Rusia.

Pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia menyambut mereka di sebuah stasiun. Mereka kemudian melakukan perjalanan dengan bus ke bandara Vladivostok.

Kebijaksanaan anti-Covid-19 yang ketat dalam Pyongyang memengaruhi perjalanan dan akses ke hotel ataupun penginapan lainnya.

Korut mengerahkan pasukan tambahan ke perbatasan untuk menghalangi kemungkinan penularan virus.

Semasa setahun terakhir, banyak duta asing telah meninggalkan Korut. Kedutaan besar negara-negara Barat juga telah ditutup.

Sebagian besar pelancong melalui darat dan menyeberangi perbatasan ke China. Tetapi ada satu penerbangan dibanding Korut bulan Maret tarikh 2020 yang menuju Vladivostok.

Penerbangan tersebut mengangkut diplomat dari Jerman, Rusia, Prancis, Swiss, Polandia, Rumania, Mongolia, dan Mesir.