Parameter: Pendukung Prabowo-Sandi Banyak Tak Menyetujui Divaksin Covid-19

0
40

Pandangan. com – Institusi Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan bahwa pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 lebih banyak yang kurang atau tidak mengizinkan divaksin Covid-19 dibanding pendukung Jokowi-Maruf Amin.

Direktur Manajer Indikator Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, dalam survei terbaru mereka pada 1-3 Februari 2021 ditemukan ada 48, 1 persen pendukung Prabowo-Sandi dalam sampel mereka mengaku kurang ataupun tidak bersedia divaksin Covid-19.

“Nah ini, maka ternyata pendukung Pak Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 itu cenderung tidak percaya vaksin, efektivitas vaksin, ketimbang pendukung Pak Jokowi, ” sekapur Burhanuddin dalam jumpa pers virtual, Minggu (21/2/2021).

Tengah pendukung Jokowi-Maruf Amin yang tidak bersedia divaksin Covid-19 hanya sejumlah 36, 1 persen.

Baca Juga: Jokowi Tetapkan 45 PP serta 4 Perpres sebagai Peraturan Pemangku UU Ciptaker

“Artinya problem tentang vaksin itu bukan cuma semata-mata problem teknis kesehatan tubuh, tapi juga problem politik, ” ucapnya.

Dia meminta pemerintah untuk mengakhiri masalah kebijakan ini agar masyarakat bersedia divaksin tanpa memandang pilihan politik & mementingkan kesehatan masyarakat.

“Saran saya kepada pemerintah, dengan divaksin yang di- blow up jangan cuma Presiden Jokowi, Mas Ganjar, akan tetapi juga Pak Prabowo dan Raka Sandi vaksin ramai-ramai, Mas Anies, siapa lagi lah, ” tegasnya.

Survei ini dilakukan Indikator dengan cara melangsungkan wawancara telepon terhadap 1. 200 responden pada 1-3 Februari 2021 dari seluruh provinsi di Indonesia.

Dengan asumsi kaidah simple random sampling, ukuran contoh 1. 200 responden dengan tepi of error sekitar ± dua, 9% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga: Sebanyak 1, 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Jawa Tengah Hari ini