Besar Bakom Ungkap Rencana Besar Moeldoko Selain Kudeta Partai Demokrat

0
314

Suara. com – Kepala Badan Komunikasi Penting atau Bakom Strategis DPP Golongan Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, bahasan pertemuan antara kader dengan menjadi pelaku gerakan kudeta secara Moeldoko tidak sekadar mengambil alih kekuasaan.

Melainkan untuk tujuan lebih besar, yakni pencalonan Moeldoko sebagai calon presiden pada 2024.

“Berdasarkan keterangan yang kami miliki, pengkajian utama yang disampaikan oleh pelaku gerakan dalam pertemuan itu adalah rencana mengusung KSP Moeldoko sebagai calon presiden 2024, ” prawacana Herzaky dalam keterangannya, Rabu (3/2/2021).

Namun sebelum merangkak menjadi capres, tentunya Moeldoko memerlukan kendaraan politik. Melalui Partai Demokrat itu kemudian jalur yang dipilih Moeldoko. Herzaky berujar, Moeldoko mau lebih dulu mengambil alih kewibawaan Partai Demokrat dari tangan Kepala Umum Agus Harimurti Yudhoyono.

Baca Juga: Buntut Isu Moeldoko Kudeta, Demokrat Bekasi Bertahan Demi AHY

“Untuk memuluskan rancangan itu, para pelaku gerakan mempersiapkan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, menggunakan proses Kongres Luar Biasa, ” ujar Herzaky.

Herzaky sebelumnya membeberkan bahwa pertemuan antara Kepala Staf Presiden, Moeldoko dan beberapa kader Demokrat tidak dilakukan di rumah, melainkan di asing rumah. Kedatangan kader Demokrat daripada daerah ke Jakarta, kata Herzaku dilakukan secara terstruktur dan sistematis oleh para pelaku gerakan kudeta.

“Ada yang mengundang, membiayai tiket pesawat, menjemput di bandara, membiayai penginapan, termasuk konsumsi, ” ujarnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Sekjen (wasekjen) Partai Demokrat Yus Sudarso mengucapkan bahwa ada empat faksi dengan mendorong pergantian Ketua Umum Partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko.

“Saya amati dan tahu tersedia setidaknya 4 faksi, ” logat Yus dalam Forum Pendiri serta Senior Partai Demokrat di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2021).

Mengucapkan Juga: HABIS! AHY ‘Dikeramasin’ Teddy PKPI Soal Kudeta Demokrat, Ngomong Lu – Gua

Ia kemudian menyebutkan siapa saja keempat faksi yang dimaksud. Pertama, yakni faksi pembuat sekaligus faksi Subut Budi Santoso yang merupakan ketua umum prima Partai Demokrat. Kedua ialah kelompok dari Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres 2005 di Bali, yaitu Hadi Untung.