Dor.. Dorr! Dua Hakim Mahkamah Mulia Tewas Diberondong Tembakan

0
183

Suara. com – Orang-orang bersenjata tak dikenal menghabisi dua perempuan hakim dari Mahkamah Agung Afghanistan pada Minggu (17/1/2021) pagi, kata polisi.

Insiden itu menambah gelombang pembunuhan di Kabul dan kota-kota asing sementara perwakilan pemerintah dan Taliban telah mengadakan pembicaraan damai dalam Qatar.

Ke-2 hakim, yang belum disebutkan namanya, tewas dan sopir mereka terluka, dalam serangan sekitar pukul 08. 30, kata polisi, seraya memasukkan bahwa kasus tersebut sedang diselidiki oleh pasukan keamanan.

Seorang juru bicara Taliban mengutarakan para pejuangnya tidak terlibat.

Baca Juga: Apa Sebab Angka 39 akan Dihapus dari Plat Bagian Kendaraan Afghanistan?

Kepala Afghanistan Ashraf Ghani mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan terhadap awak sipil oleh Taliban dan golongan militan lainnya.

Ghani mengatakan “teror, horor, dan kejahatan” bukanlah solusi untuk masalah Afghanistan dan memohon kepada Taliban buat menerima “gencatan senjata permanen”. Pejabat pemerintah, jurnalis, dan aktivis sudah menjadi sasaran dalam beberapa kamar terakhir, memicu ketakutan terutama di ibu kota Kabul.

Taliban membantah terlibat dalam kurang serangan itu, tetapi mengatakan para-para pejuangnya akan terus “melenyapkan” tokoh-tokoh penting pemerintah, meskipun bukan wartawan atau anggota masyarakat sipil.

Meningkatnya kekerasan sudah memperumit pembicaraan damai yang ditengahi AS yang terjadi di Doha ketika Washington menarik pasukan.

Sumber di kedua belah pihak mengatakan negosiasi hanya kira-kira membuat kemajuan substantif setelah Kepala terpilih AS Joe Biden menjabat dan mengumumkan kebijakan terkait Afghanistan.

Baca Juga: Angka 39 Dihindari di Afghanistan, Dianggap terkait Industri Seks

Jumlah pasukan AS di Afghanistan telah dikurangi menjadi 2. 500, level terendah pasukan Amerika di sana sejak 2001, menurut Pentagon pada Jumat. (Sumber: Antara/Reuters)