Peringati Kematian Soleimani, Ribuan Warga Irak Serukan Slogan Anti Amerika

0
46

Suara. com – Puluhan ribu warga Irak pada Minggu (3/1/2021) waktu setempat, turun ke jalan di sentral Kota Baghdad dan menyerukan semboyan anti-Amerika Serikat saat memperingati satu tahun tewasnya Qassem Soleimani, jenderal yang memimpin pasukan Garda Revolusi Iran, dan Komandan Milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis.

Aksi massa itu berlangsung dalam tengah memuncaknya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat jelang berakhirnya pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Banyak warga yang menuntut ganjaran atas kematian dua tokoh tersebut.

Soleimani, pemimpin Garda Revolusi Iran — tentara elit yang bertugas mengamankan keinginan Iran di luar negeri, tewas terbunuh oleh bom nirawak (drone) yang menyerang iring-iringan kendaraannya pada bandara, Baghdad, pada 3 Januari 2020. Serangan itu membuat ikatan Iran dan AS jatuh ke titik terendah dan menyebabkan banyak pihak khawatir akan ada perkelahian besar antara dua negara tersebut.

Washington menuduh Soleimani terlibat sebagai dalang di pulih serangan para milisi terhadap rombongan AS di daerah Timur Pusat.

Baca Serupa: Callamard: Pembunuhan Qassem Soleimani Langgar Hukum Internasional

Para demonstran berkumpul dalam Alun-Alun Tahrir demi memenuhi seruan Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) — kelompok bersenjata yang didukung & mendapat pelatihan dari tentara Iran. Massa mengibarkan bendera Irak & menyerukan slogan-slogan anti Amerika Konsorsium, di antaranya “Amerika Serikat Momok Terbesar”.

Terkait ketegangan itu, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif pada Sabtu (2/1) meminta Trump agar tidak “terjebak” oleh provokasi perang menggunakan rombongan AS yang siaga di Irak. Iran curiga provokasi itu hadir dari Israel.

Seorang pejabat Israel membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya “tidak masuk akal”. Ia mengatakan Israel yang harus waspada menghadapi ancaman serangan sebab Iran pada peringatan satu tarikh kematian Soleimani.

Amerika Serikat menyalahkan pasukan dengan diduga didukung Iran karena itu kerap menembakkan roket ke sejumlah bangunan milik AS di Irak, termasuk di antaranya satu bangunan dekat Kedutaan Besar AS. Sekitar ini, belum ada kelompok bersenjata yang terafiliasi dengan Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Militer AS minggu lalu menerbangkan pesawat tempur peluncur bom B-52 ke kawasan Timur Tengah sebagai peringatan terhadap Iran. Namun, pesawat itu telah keluar dari Timur Tengah.

Baca Serupa: Jenazah Qassem Soleimani Dimakamkan Usai Iran Tembaki Pangkalan Militer AS

Ribuan orang berkumpul pada Sabtu sore di jalanan yang menghubungkan praja dan bandara di Baghdad untuk memperingati kematian Soleimani. Di tempat Soleimani dan Muhandis tewas terbunuh massa menggelar doa bersama untuk mengenang kematian dua tokoh itu. (Sumber: Antara/Reuters)