Mendagri Lantik 808 Pejabat Fungsional

0
61

Suara. com – Dihari akhir pelaksanaan tugas di tahun 2020, Menteri Di dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik 808 pejabat fungsional dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pelantikan dilakukan di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3, Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Desember 2020.

Dalam sambutannya Mendagri Tito membaca, bonus demografi yang dimiliki Nusantara harus dijadikan peluang untuk mendaulat Indonesia sebagai bangsa yang memiliki daya saing di tingkat ijmal. Salah satunya adalah melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Nomor satu kuncinya adalah SDM. Bapak Kepala Jokowi sangat memahami itu, maka salah satu visi beliau (adalah) membangun SDM, yang didukung oleh pendidikan dan kesehatan, ” sekapur Mendagri Tito.

Sebagaimana yang diamanatkan Presiden Joko Widodo, pembangunan Sumber Daya Manusia adalah program prioritas pemerintah yang menegaskan pada pembangunan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing.

Baca Juga: Tak Terdaftar di Kemendagri, FPI Dianggap Tidak Ada oleh Menag Gus Yaqut

“Melalui program pendidikan misalnya tersedia Kartu Indonesia Pintar, belajar percuma sampai dengan SMA, setelah tersebut disalurkan melalui lembaga-lembaga untuk dikasih beasiswa, ” ujarnya.

Dijelaskannya, pembangunan SDM menjadi kunci keberhasilan sebuah negara. Ia kendati membandingkan keadaan Singapura, dengan Sumber Daya Alam terbatas, namun berharta menjadi pusat ekonomi.

“Kita ini negara yang barang apa saja ada, sawah yang besar, laut yang luas, gunung, & lain-lain. Hebat semua SDA-nya ada. Bayangkan, Singapura yang tidak memiliki apa-apa, tapi sekarang bisa dikembangkan menjadi pusat ekonomi Asia-Pasifik, itu karena SDM, kuncinya ada di SDM, ” tukasnya.

Oleh karenanya, ia menegaskan pentingnya program pendidikan dan kesehatan tubuh yang betul-betul harus dirasakan oleh masyarakat.

“Saya selalu melihat Pak Presiden secara spesifik memperhatikan soal stunting, inilah makanya urusan kesehatan dan pendidikan menyelap pada urusan pemerintahan yang wajib, konkuren. Harus dipelototi lagi, jangan hanya sent tapi harus delivered, jangan hanya ada programnya, tetapi juga harus betul-betul delivered program pendidikan dan kesehatan yang berguna untuk masyarakat, ” tegas Mendagri Tito.

Baca Juga: Usai Terima Radiogram Kemendagri, Khofifah Tunjuk Whisnu Gantikan Risma

Mendagri juga menekankan supaya bonus demografi tak menjadi bencana demografi. Oleh karenanya peningkatan kualitas SDM perlu dilakukan di berbagai sektor. Salah satunya melalui pelantikan pejabat fungsional yang tak cuma dapat dimaknai sebagi seremonial sama.