Tidak Ada Penerimaan CPNS Guru di 2021

0
577

Suara. com – Pemerintah tak membuka formasi calon pegawai jati sipil (CPNS) untuk posisi instruktur pada tahun 2021, demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Bima membaca bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan BKN hanya berencana membuka 1 juta formasi guru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada 2021.

“Kami sepakat bahwa untuk tutor itu akan beralih menjadi PPPK. Jadi bukan (penerimaan) CPNS lagi. Ke depan mungkin kami tidak akan menerima guru dengan posisi CPNS, tapi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, ” ujar Bima dalam konferensi pers secara daring.

Bima mengatakan semasa 20 tahun terakhir telah berlaku ketidakseimbangan sistem distribusi guru antardaerah secara nasional karena pemerintah menelungkupkan formasi guru untuk seleksi CPNS.

Baca Serupa: CPNS Kembali Dibuka Tahun 2021, Formasi Guru Kemaluan 1 Juta Orang

“Karena apa? Karena kalau PNS, setelah mereka bertugas empat sampai lima tahun, biasanya mereka ingin pindah lokasi dan itu mengacaukan kemudian sistem distribusi guru secara nasional, ” kata Bima.

Selama 20 tahun selalu, kata Bima, BKN berupaya berlelah-lelah menyelesaikan persoalan distribusi guru itu, tapi penyelesaiannya tidak pernah berhasil, karena formasi CPNS untuk tutor masih terus saja dibuka.

“Jadi ke depan, sistemnya akan diubah menjadi PPPK, ” kata Bima.

Menurut Bima, PPPK dan PNS setara dari segi jabatan. Memperlawankan kedua aparatur sipil negara (ASN) itu hanya soal ada ataupun tidaknya fasilitas tunjangan pensiun.

“Setara, hanya bedanya jika PNS mendapatkan (tunjangan) pensiun, PPPK tidak mendapatkan (tunjangan) pensiun, ” kata Bima.

Baca Juga: Tahun Depan, Pemprov Riau Buka Seleksi Penerimaan CPNS

Namun, BKN mengupayakan buat membicarakan persoalan itu kepada PT Taspen, sehingga PPPK pun bisa menerima tunjangan pensiun seperti PNS.