Penyamun Sepeda Dekat Istana, Wagub DKI Ingin Penjagaan Pakai Siskamling

0
78

Suara. com – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ikut menyoroti masalah begal sepeda dengan terjadi di dekat Istana Kepresidenan, atau tepatnya di Jalan Zona Merdeka Barat. Ia meminta tempat diperketat dengan menggiatkan Sistem Ketenangan Lingkungan (Siskamling).

Riza mengatakan untuk meningkatkan keamanan, tak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum saja. Masyarakat pun serupa harus ikut turun tangan memeriksa lingkungannya.

“Mungkin kita akan galakan kembali giatkan kembali siskamling atau apapun bentuknya kalau ada partisipasi masyarakat bergandengan dengan pemerintah, ” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Riza sudah mendengar beberapa informasi menerjang kejadian begal sepeda belakangan ini.

Baca Pula: Pemprov DKI Balik Berlakukan PSBB Transisi Pada 26 Oktober Mendatang

Dia lantas meminta agar kepolisian turut memperhatikan pengamanan bagi pengguna organ ramah lingkungan itu.

“Kami sudah koordinasi dengan negara keamanan aparat hukum dengan Bungkus Kapolda dan lain sebagainya buat sama kita segera atasi, ” jelasnya.

Karena tersebut dengan keterlibatan antara masyarakat dengan aparat, maka keamanan bisa bertambah terjaga. Selain itu sanksi untuk pelaku juga harus digalakkan.

“Untuk dapat memastikan Jakarta ini aman aparat memastikan ditegakkannya aturan disiplin penertiban dan diberi sanksi siapapun yang bersalah, ” pungkasnya.

Kolonel dibegal

Baca Juga: APBD Merosot, Pemprov DKI Tetap Lanjutkan Bikin JPO Cantik di Sudirman

Peristiwa begal yang dialami Kolonel Pangestu awalnya dibeberkan Kepala Dinas Penerangan Marinir, Letnan Kolonel Gugun Saiful Rachman, Senin (27/10/2020) kemarin.

Dia mengatakan, aksi kejahatan yang dialami Kolonel Pangestu terjadi di kawasan ring satu Istana Kepresidenan, sekitar pukul 06. 45 WIB.

Kata dia, korban saat itu sedang bersepeda dan hendak menuju markas Marinir di Kwitang.

“Benar (kejadiannya), ” kata Gugun kepada wartawan, Senin.

Saat tiba di Gedung Kementerian Pertahanan, Kolonel Pangestu langsung dipepet oleh pelaku yang mengemudikan sepeda motor.

Saat itu, pelaku mencoba mengambil tas milik Kolonel Pangestu. Sontak, korban langsung berupaya mengamankan tas miliknya yang hendak diambil oleh pelaku.

Akibatnya, Kolonel Pangestu terjatuh dan mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di kepala bagian belakang.

Tak lama berselang, sang pelaku begal langsung tancap gas ke arah Jalan Sudirman. Sementara itu, Kolonel Pangestu langsung diselamatkan oleh Briptu Angga dan Security Pengamanan Dalam Monas.