Menghadap Libur Panjang, Satgas Dorong Pemda Gelar Rapid Test Massal

0
99

Suara. com – Juru Cakap Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Resi Adisasmito mengatakan Satgas mendorong pemerintah daerah melakukan rapid test massal jelang libur panjang pada minggu depan.

Langkah tersebut sirih Wiku bertujuan untuk mendeteksi pra dan mencegah terjadinya klaster gres.

“Tentunya pemerintah akan mendorong rapid tes massal, utama di saat liburan panjang yang sebentar lagi akan kita hadapi sebagai antisipasi penularan serta klaster liburan panjang. Kita ingin menghindari itu untuk tidak terjadi, klaster tersebut, ” ujar Resi dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Namun kata Wiku kewenangan melakukan rapid test massal menjadi kewenangan Pemerintah Daerah.

Baca Juga: Libur Panjang Pekan Depan, Mendagri Tak Larang Peringatan Maulid Nabi SAW

Metode rapid test (Shutterstock)

Wiku menuturkan Satgas hanya mendukung usaha pemerintah kawasan melakukan testing massal untuk mencegah penularan Covid-19

“Kewenangan untuk melakukan rapid tes masif merupakan kewenangan pemda yang didukung Pemerintah Pusat, Satgas tentunya menanggung segala bentuk usaha pemda untuk melakukan testing massal, ” tutur Wiku.

Wiku menjelaskan terkait jumlah tes dan perkiraan setiap daerah berbeda-beda. Karena tersebut kewenangan testing diserahkan ke masing-masing wilayah

“Untuk jumlah tes dan anggaran dengan dibutuhkan tentunya akan berbeda dalam masing-masing daerah, dan tidak bisa disamakan, ” kata Wiku.

Lebih lanjut, Satgas logat Wiku mengimbau agar masyarakat tetap dianjurkan untuk tidak keluar sendi dan tidak berkerumun di tempat ramai jika tidak ada tujuan mendesak pada libur panjang minggu depan.

Baca Juga: Jujur Kecolongan, Tapi Satgas Covid Persilakan Warga Liburan Akhir Oktober

“Selain itu beta juga meminta masyrakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan memakai kedok, mecuci tangan dan menjaga langkah. Setelah sekian lama saya mencagarkan masyarakat seharusnya sudah mampu mengolah kebiasaan baru ditengah suasana pandemi ini, apapun keadaanya termasuk liburan panjang, ” katanya.