Buat Raperda Corona, Anies Tak Cantumkan Aturan Sekolah Online

0
74

Suara. com – DPRD Jakarta tengah membahas Program Peraturan Daerah (Raperda) penanganan corona di ibu kota yang diajukan Gubernur Anies Baswedan. Namun di rancangan tersebut tak dimasukan keyakinan soal sekolah daring atau online.

Hal ini disebutkan oleh Wakil Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Solikhakh, era membacakan pandangan dari partainya tempat Raperda itu. Ia menyebut pihaknya menyayangkan tidak adanya aturan sekolah online padahal sangat diperlukan dalam masa pandemi Covid-19 ini.

“Fraksi PKS mencatat bahwa dalam muatan peraturan tersebut belum mencantumkan pengaturan tentang kegiatan pembelajaran di sekolah dan di perguruan tinggi yang harus dijalankan di Jakarta dalam masa pandemi untuk mencegah penularan Covid-19, ” ujar Solikhakh di gedung DPRD Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Menurut dia, proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini memerlukan payung adat yang jelas. Tujuannya agar tiap sekolah di ibu kota mempunyai acuan yang jelas dalam pelaksanaannya.

“Pengaturan ini diperlukan agar ada payung hukum yang jelas untuk penegakan aturan kesibukan pembelajaran di masa pandemi secara pembelajaran jarak jauh, maupun jika ada sekolah yang melakukan kesibukan pembelajaran secara langsung, ” jelasnya.

Meski demikian, PKS merupakan salah satu fraksi dengan menyatakan setuju dengan pembuatan Raperda ini. Permintaan untuk menambahkan peraturan sekolah online ini hanya adalah catatan tambahan dari fraksi tersebut.

“Fraksi PKS menghargai muatan pengaturan untuk Rancangan perda ini sudah cukup komprehensif. Barang peraturan ini sudah mengandung tanggungjawab dan wewenang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pihak yang mendirikan kebijakan penanggulangan Covid-19, ” pungkasnya.