Iran Diisukan Ingin Bunuh Dubes GANDAR, Donald Trump Ancam Balasan Lebih Kejam

0
36

Suara. com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperingatkan Iran untuk tak main-main dengan negaranya. Dia mengancam siap melancarkan pukulan brutal terhadap negara Arab itu.

Ancaman Donald Trump merujuk pada isu yang mengutarakan bahwa Iran tengah berupaya buat membuduh Duta Besar (Dubes) AS di Afrika Selatan Lana Marks, sebagai balasan atas kematian Jenderal Qasem Soleimani.

Soleimani yang merupakan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, tewas dalam serangan drone yang diluncurkan GANDAR di dekat Bandara Baghdad pada Januari lalu.

“Menurut laporan pers Iran mungkin merancangkan pembunuhan, ” kata Donald Trump lewat Twitter dikutip dari Financial Times , Selasa (15/9/2020).

“Atau gempuran lain, terhadap Amerika Serikat sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin teroris Soleimani. ”

“Setiap serangan oleh Iran, dalam wujud apapun, terhadap Amerika Serikat akan bertemu dengan serangan terhadap Iran yang akan 1. 000 kala lebih besar! ” tambahnya.

Gedung Putih tidak menanggapi permintaan komentar tentang apakah polisi AS mengira Iran sedang mempertimbangkan pembunuhan.

Trump mengeluarkan peringatan saat dia berkampanye untuk pemilihan ulang melawan Joe Biden, mantan wakil presiden AS dan lawan Demokratnya, pada November.

Ketegangan dengan Iran melonjak pada Januari setelah GANDAR membunuh Soleimani. Kekhawatiran muncul bahwa pembunuhan itu jadi pemicu meletusnya perang skala penuh.

Apalagi, Iran sempat menanggapi pembunuhan komandan militernya dengan meluncurkan serangan terhadap pasukan AS di Irak.