PSBB Total Bakal Diterapkan Anies, Jalan Pembukaan Bioskop Masih Berjalan

0
40

Suara. com – Proses pembukaan sektor daya nonton film layar lebar atau bioskop akan tetap berjalan. Real, nantinya ketika aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan dalam Senin 14 September, maka sektor hiburan dilarang untuk beroperasi.

Ketua Gabungan Pengelola Hidup Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan sejauh ini sudah ada tiga bioskop yang megajukan permisi pembukaan sebelum Gubernur Anies Baswedan mengumumkan akan menerapkan PSBB. Ketiga bioskop yakni CGV, XXI, dan Cinepolis.

Tetapi, kata Djonny, baru XXI dengan sudah selesai proses pengajuannya & boleh dibuka. Sisanya, CGV dan Cinepolis baru akan disurvei oleh pemangku kebijakan pekan depan.

“XXI dah beres, letak CGV sama cinepolis mau dipandang on the spot. Disurvei pas semua, Kominfo segala macam. Jika enggak Senin, Rabu kali (disurvei), ” ujar Djonny saat dihubungi Suara. com, Kamis (10/9/2020).

Menurut Djonny, bioskop langgeng mengikuti aturan Pemprov untuk mengatup sementara usahanya. Namun nantinya cara pemenuhan protokol untuk membuka bioskop akan tetap dilanjutkan manajemen yang mengajukan.

Hal itu dilakukan agar nantinya ketika zaman PSBB sudah berakhir atau masuk ke transisi lagi dan diizinkan dibuka, bioskop sudah siap untuk beroperasi.

“Proses timah terus sampai diujung nanti status nunggu keputusan. Jadi nanti tepat diizinin lagi gak buang zaman lagi. Sudah beres, ” katanya.

Ia & para pengusaha bioskop lainnya memasukkan larangan membuka sektor hiburan pada masa PSBB. Menurutnya keputusan Anies itu harus diikuti dan tidak bisa diganggu gugat.

“Kan dia bilang tempat per semuanya ditutup, kata Gubernur membangun. Ya sudah. Dia bilang gitu kan yang berkuasa dia, ikutin saja, ” pungkasnya.

Gubernur Anies Baswedan bakal mengembalikan ibu kota kembali ke situasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) awal, bukan pergantian. Nantinya dalam masa ini, kesibukan hiburan akan kembali ditutup.