Tidak Dihipnotis, Polisi Pastikan Kasus Pesepeda di HI Korban Perampasan

0
300

Suara. com – Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Thariq memastikan bahwa remaja yang kehilangan handphone sudah bersepeda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat bukan korban kejahatan hipnotis. Guntur mengatakan kasus tersebut murni merupakan kesalahan jalanan alias perampasan.

Menurut Guntur pihaknya pun sudah menerima laporan polisi dari objek. Sementara pelaku saat ini pantas dalam pengejaran.

“Murni kejahatan jalanan bukan hipnotis. Tersebut kita sedang traced (lacak), komando kapolres harus diungkap sesegera agak-agak, ” kata Guntur saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020).

Guntur menjelaskan, bahwa peristiwa perampasan tersebut terjadi tatkala empat remaja sedang beristirahat di sekitar Bundaran HI usai bersepeda. Tiba-tiba pelaku dengan diduga berjumlah lebih dari utama orang itu menghampiri dan mengundang korban berbincang.

Lalu, di tengah perbincangan tiba-tiba karakter mengancam dan merampas handphone milik korban.

Mengucapkan Juga: Tolong Gadis 22 Tahun, Polisi Ini Patah Kaki Saat Kejar Pelaku Mengambil HP

“Diambil HP-nya dan korban diancam ‘awas awak ya kalau teriak dibikin nggak bisa pulang’. Takutlah (korban) budak perempuan ini, lapor ke petugas kita sisir, ada satu (pelaku) yang lari sampai ke Timah Maluku, ” tutur Guntur.

Guntur menduga bahwa karakter kerap menyasar korban perempuan. Pelaku menggunakan modus berpura-pura berkenalan, menggoda dan tanpa disadari langsung merampas handphone para korbannya.

“Jadi mereka udah menyiapkan motor di Jalan Maluku motornya udah terpantau saat ini kita sudah traced (lacak) dan itu ke HI itu jalan menduduki. Jadi setiap ada anak perempuan digodain, ngobrol-ngobrol langsung diambik HP-nya, ” pungkas Guntur.

Baca Juga: Niat Jalan-jalan Pagi, Pelajar SMP Jadi Korban Perampasan di Sleman

Sebelumnya dikabarkan seorang pesepeda menjadi korban kejahatan hipnotis yang terjadi di kawasan Putaran Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Was-was, Senin (29/6) malam. Sekelompok remaja berjumlah empat orang dihipnotis dan dicuri handphonenya alias HP era tengah beristirahat usai bersepeda.

Peristiwa itu pun diunggah oleh akun Instagram @info_jakartapusat hingga viral. Berdasar tanda peristiwa tersebut terjadi pada, Senin (29/6) sekira pukul 19. 30 WIB.