Menggugat Tembak Wartawan, Seorang Warga Aceh Dituntut Hukuman Percobaan

0
45

Suara. com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Barat, menuntut terdakwa Akrim bin almarhum Nurdin warga Meulaboh, Aceh Barat dengan kejahatan kurungan penjara selama enam kamar dengan masa percobaan selama mulia tahun.

Ia didakwa terbukti bersalah secara sah & meyakinkan melakukan pengancaman menggunakan bukan senjata api melainkan senjata api jenis mancis terhadap wartawan Modus Aceh, Aidil Firmansyah yang terjadi pada tanggal 5 Januari 2020 lalu.

“Menuntut tersangka Akrim bin alm Nurdin dengan pidana penjara selama enam bulan dengan masa percobaan selama mulia tahun, ” kata Jaksa Penggugat Umum (JPU) Yusni Febriansyah dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Meulaboh, Aceh Barat, Selasa(2/6/2020).

Sidang ini berlangsung secara daring dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Zulfadly P dan hakim anggota masing-masing Muhammad Tahir dan Irwanto, serta panitera Mawardi.

Dalam tuntutannya, JPU Yusni Febriansyah menyatakan terdakwa Akrim terbukti bersalah melakukan tindak pidana risiko kekerasan yang melawan hukum dengan ancaman terhadap saksi Aidil Firmansyah.

Sedangkan mancis–korek api merek Cyclon warna Grey yang merupakan alat yang digunakan terdakwa saat melakukan pengancaman, dirampas buat negara untuk dimusnahkan.

Yusni Febriansyah juga menyatakan hal yang memberatkan terdakwa Akrim tidak ada, sedangkan hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum.

Atas tuntutan tersebut, terdakwa Akrim di hadapan menawan hakim mengaku bersalah dan mengiakan perbuatannya.

Ia juga berjanji tidak akan mengulangi tanduk tindak pidana di kemudian hari.

Sesudah mendengarkan tuntutan JPU, majelis ketua yang dipimpin oleh Zulfadly P menutup persidangan tersebut, dan sesi ditunda serta akan dilanjutkan di dalam Selasa, 9 Juni pekan pendahuluan.

Sumber: Antara