Penuh Penolakan SIKM, JALA Bantu PRT Lakukan Rapid Test

0
59

Suara. com – Banyak Penolakan SIKM, JALA Bantu PRT Lakukan Rapid Test

Koordinator Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Keluarga (JALA PRT), Lita Anggraeni, mengucapkan saat ini pihaknya telah mengupayakan rapid test terhadap para PRT yang kedapatan mudik dan belum bisa kembali ke kota masing-masing tempat mereka bekerja.

Hal itu seiring dengan ditolaknya 12. 710 permohonan Surat Persetujuan Keluar Masuk atau SIKM dengan antara lain mereka para PRT karena tak memenuhi syarat.

Lita menilai seharusnya rapid test diberikan kepada seluruh warga termasuk PRT.

“Karena PRT adalah pekerja dan warga negeri dengan income terendah. Maka mampu dibayangkan kalau kehilangan pekerjaan serta tidak ada perlindungan sosial. Sebab sudah seharusnya ada akses kesehatan tubuh dan perlindungan sosial bagi seluruh warga terutama seperti pekerja secara income rendah termasuk PRT, ” kata Lita dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Selain lantaran pemerintah, Lita menilai pemberi kerja juga seharusnya ikut menanggung kos rapid test terhadap para PRT.

“Demikian pula sponsor kerja seharusnya menanggung rapid test-nya dan semua biaya pengurusan persyaratan, ” kata Lita.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengungkapkan sebanyak 12. 710 tuntutan Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM ditolak karena tak menutup syarat.

Hingga Jumat (29/5/2020) ada 25, 664 orang telah mengajukan permohonan SIKM serta 12. 710 di antaranya ditolak karena tak memenuhi kriteria serasi Pergub DKI Jakarta.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Utama Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra, mengungkapkan, banyak pemohon mengajukan permohonan untuk Asisten Sendi Tangga (ART) yang akan kembali bekerja di Jakarta.

Adapun sebelumnya para ART itu pergi ke kampung halamannya era Peraturan Pelaksanan PSBB diberlakukan dalam wilayah DKI Jakarta

“Kami masih menemukan banyaknya tuntutan SIKM yang diajukan di asing ketentuan yang sudah ditetapkan pada peraturan perundangan, banyak pemohon mengajukan permohonan untuk Asisten Keluarga (ART) yang akan Kembali bekerja pada Jakarta, ” kata Benni dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2020).

Benni menambahkan, tak sedikit serupa ditemukan permohonan yang tidak memerlukan SIKM karena perjalanan pemohon tak memasuki wilayah DKI Jakarta.

Benni kemudian mencontohkan lupa satunya perjalanan pemohon dari Cirebon menuju Bekasi atau dari Surabaya menuju Luar Negeri dengan terlebih dahulu transit di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Banten.

Dia menyebut macam permohonan tersebut tidak diatur di dalam peraturan perundangan terkait perizinan SIKM di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Benni mengatakan biar tak ada SIKM ditolak, terbuka harus mempelajari ketentuan pengajuan kerelaan dan mempelajari perizinan SIKM pada laman https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta dan media sosial @layananjakarta, sebelum mengajukan permohonan.

“Dengan begitu seluruh pihak dapat membantu kami agar mengakhiri pemrosesan perizinan SIKM dengan lekas dan tentunya juga membantu awak yang benar-benar memerlukan SIKM itu, ” tutup dia.