Masyarakat Positif Corona, Salat Ied Berjamaah di Kecamatan Tambelan Dibatalkan

0
47

Suara. com – Kecamatan Tambelan batal menjadikan Salat Idul Fitri 1441 Hijiriah pada, Minggu (24/5/2020). Pembatalan ini dikarenakan adanya Orang Tanpa Isyarat (OTG) yang terkonfirmasi positif virus corona covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan sesudah ada seorang warga dari kalangan OTG asal dinyatakan positif terpapar Covid-19, maka unsur pimpinan kabupaten (Uspika) Tambelan menyepakati tidak menggelar Salat ied berjamaah.

“Dihimbau Salat Ied di sendi masing-masing, ” ujar Gama kaya diberitakan Batamnews. co. id – jaringan Suara. com , Sabtu (23/5/2020).

Bahana menuturkan, sebelumnya pihaknya telah membenarkan ada 5 titik yang dijadikan lokasi Salat Ied di pulau terluar tersebut.

Tetapi, Jumat (22/5/2020) sore Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepri umumkan hasil Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap seorang pria asal Tambelan yang ditetapkan OTG ternyata terkonfirmasi positif Covid-19.

Kemudian Uspika Tambelan menggelar rapat perbincangan untuk mengantisipasi dan mencegah agar wabah tersebut tidak menyebar kemana-mana dengan membatalkan Salat Id berjamaah.

“Agar warga yang lain tidak terpapar Covid-19 kita menimbulkan di rumah saja selama lebaran, ” jelasnya.

OTG yang positif Covid-19 tersebut sudah diisolasi di RSUP Kepri Raja Ahmad Tabib sejak besar hari yang lalu atau Kamis (21/5/2020). Sedangkan orang yang kontak langsung sudah dikarantina.

“Kita juga sudah ambil contoh swab-nya, ” katanya.