Klaim Tak Ada Kericuhan Saat Penataan Pasar, Ini Kata Kasatpol PP Jaksel

0
255

Suara. com – Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Ujang Harmawan, membantah terjadi kericuhan saat pihaknya melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Pondok Labu, Jaksel.

Hal ini disampaikan Ujang saat menanggapi gambar penertiban PKL oleh petugas Satpol PP Jakarta Selatan berlangsung ribut viral di media sosial.

Video berdurasi 26 detik viral di media sosial itu memperlihatkan petugas Satpol PP berpakaian coklat dan oranye terlibat tarik-menarik dengan dua orang yang sedang ribut. Petugas hendak melerai perut orang yang terlibat keributan pada saat dilakukan penertiban lapak pedagang.

Ujang mengatakan penertiban tersebut bagian dari upaya menciptakan ketertiban umum dan penegakan aturan.

“Bukan gimana-mana, namanya pula penertiban. Kita mengamankan supaya karakter enggak ribut saja, ” kata Ujang.

Meski serupa itu, Ujang membenarkan penertiban tersebut betul dilakukan dalam rangka penegakan patokan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekaligus ketertiban umum.

Pedagang yang ditertibkan adalah distributor yang menjual barang di sungguh sektor yang dibolehkan seperti sasaran dan alat kesehatan.

“Penertiban dalam rangka PSBB dan perapihan pasar, jadi kita tidak ada buat anarkis, ” kata Ujang.

Ujang juga membantah penertiban yang dikerjakan oleh petugasnya secara arogan sesuai yang terekam dalam video tersebut.

“Tidak ada arogan, itu karena mengamankan keamanan dan ketertiban di sekitar lingkungan pasar, mereka (pedagang) tak terima, ” kata Ujang. (Antara)