Ingatkan Warga Jakarta Jangan Mudik, Anies: Tabungannya Ditahan Dulu

0
248

Suara. com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar warga ibu kota menahan diri untuk tidak mudik di tengah mewabahnya virus corona COVID-19. Anies meminta warga pokok kota bisa patuh demi keselamatan diri dan keluarga masing-masing.

Ia juga menyebut permintaan tersebut sesuai dengan instruksi Pemimpin Joko Widodo. Pasalnya dengan berjalan keluar kota maka akan memajukan risiko penularan virus.

“Saya ingin sampaikan sesuai dengan instruksi bapak Presiden bahwa kita tidak meninggalkan tempat kita susunan dan bepergian ke luar, mudik, atau meninggalkan Jakarta, ” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2020).

Terlebih lagi, keinginan mudik awak sangat besar mengingat tradisi itu dilakukan saat waktu bulan ramadhan. Ia bahkan meminta agar simpanan untuk mudik ditahan untuk tatkala waktu.

“Bagi dengan sudah menabung, tabungan itu ditahan dulu sekarang. Kita melewati masa-masa yang amat menantang minggu-minggu ke depan, bulan-bulan ke depan, ” jelasnya.

Ia langsung berharap penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jakarta bisa segera dikendalikan di bulan ramadan. Secara demikian, setelah situasi sudah terkendali, maka masyarakat bisa melakukan mudik.

“Mudah-mudahan dengan kedisiplinan kita, apalagi memasuki di bulan suci Ramadan, kita bisa melayani pergerakan penularan ini dengan sebaik-baiknya, ” pungkasnya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi memperpanjang masa Penyekatan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB yang sebelumnya berlaku sejak 10 April dan berakhir pada 23 April pukul 00. 00 WIB, diperpanjang selama 28 hari maka 22 Mei 2020.

“Kami memutuskan memperpanjang masa PSBB, diperpanjang 28 hari. Artinya masa kedua PSBB ini dimulai 24 April sampai dengan 22 Mei 2020, ” ujar Anies.